

Ribuan Masyarakat dan Jajaran Pemda Meriahkan Peringatan Hari Ibu dengan Masak Besar “Mi Burung Dara”
Caruban, Kabupaten Madiun — Jumat, 19 Desember 2025 | 07.00 WIB
Peringatan Hari Ibu 2025 di Kabupaten Madiun berlangsung meriah di halaman Pendopo Kabupaten Madiun, Jumat pagi (19/12/2025), diikuti oleh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat umum dari berbagai kalangan. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam suasana santai namun penuh semangat.
Kegiatan utama adalah masak besar bersama dua kreasi menu khas dari Mi Burung Dara, yaitu:
Mi Pecel Madiun – disiapkan sebanyak 500 porsi, Mi Goreng Istimewah Madiun – juga sebanyak 500 porsi.
yang langsung diolah di tempat dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat — dan serba habis dalam hitungan jam.
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut:
- Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak beserta Ibu Ny. Erni Hari Wuryanto,
- Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi beserta Ibu Ny. Fitriya Purnomo Hadi,
- serta jajaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Ir. Tontro Pahlawanto.
Dalam kesempatan ini, Bupati dan Wakil Bupati tampak sigap ikut memantau proses memasak dan berbincang langsung dengan warga yang mengantri. Foto kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, dengan penuhnya area pembagian makanan serta suasana penuh keramahan antar-warga dan pemda.
Salah satu peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengatakan, “Kami merasa sangat senang dan puas dengan acara ini. Selain menikmati suguhan kuliner khas lokal, kegiatan seperti ini mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.” Warga umum lainnya juga menyampaikan komentar positif mengenai rasa dan kuantitas makanan yang disajikan.
Dalam sambutannya, Ibu Bupati Ny. Erni Hari Wuryanto dan Ibu Wakil Bupati Ny. Fitriya Purnomo Hadi menyampaikan harapan agar kegiatan masak besar Mi Burung Dara ini dapat kembali digelar di Kabupaten Madiun pada waktu mendatang sebagai wujud kebersamaan dan dukungan terhadap kuliner lokal yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam rangka memperingati peran perempuan dan kontribusi mereka dalam pembangunan daerah, yang dirayakan melalui program yang menyatukan seluruh elemen masyarakat.
